img-20160205-wa0003.jpg

CEGAH DBD, 3 PILAR KELURAHAN CIKOKO BERSIHKAN LINGKUNGAN KORLANTAS POLRI

img-20160205-wa0002.jpgPancoran – Jum’at (05/02/2016) bertempat di kantor Korlantas Polri, berlangsung kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh 3 pilar Kelurahan Cikoko yang dihadiri oleh Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Jum’atnya tersebut selain membersihkan lingkungan juga diisi dengan penyebaran bubuk abate guna mencegah berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti.

Lurah Cikoko, Rukmini mengatakan bahwa dipilihnya lokasi kantor Korlantas Polri tersebut adalah bentuk kerjasama dan perhatian instansinya terhadap kesehatan para anggota Polri yang berdinas disana. Bukan karena lingkungan itu tidak bersih atau jorok. Karena menurut salah satu lurah wanita di jajaran pemerintahan Kecamatan Pancoran itu, perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit Demam Berdarah Dengue tersebut malah ditempat yang bersih.

img-20160205-wa0004.jpg“Karakteristik nyamuk Aedes Aegypti itu senang bertelur pada genangan air bersih, jadi untuk mencegahnya kita taburi bubuk abate di tempat-tempat yang berpotensi menampung air hujan,” ujar Rukmini dengan didampingi Aiptu Nurkholis selaku Bhabinkamtibmas Cikoko Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan dan Serma Tarwia selaku Babinsa Cikoko.

Kompol Marso, Kataud Korlantas Polri menyambut baik kegiatan bersih-bersih dilingkungan kerjanya. Bahkan dirinya tidak segan untuk turun langsung berbaur dengan petugas yang lain membersihkan sisa-sisa sampah dedaunan dan menaburi bubuk abate dipot-pot bunga.

img-20160205-wa0003.jpg“Atas nama pimpinan Korlantas Polri, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Lurah Cikoko beserta jajarannya, dan juga rekan-rekan Polsek Pancoran serta Koramil atas perhatian yang diberikan terkait kegiatan bersih-bersih ini. Semoga dengan kegiatan ini, seluruh petugas yang berdinas disini dan warga sekitar terhindar dari Demam Berdarah” kata Marso kepada Lurah dan seluruh petugas yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Usai melaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan Korlantas Polri, dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah.

img-20160205-wa0000.jpg

BINMAS RAWAJATI ARAHKAN SATPAM KBI TINGKATKAN KEWASPADAAN

img-20160205-wa0000.jpgPancoran – Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawajati, Aipda Suparman memberikan arahan kepada petugas Satuan Pengamanan Komplek Kalibata Indah, Jl. Rawajati Timur pada Jum’at (05/02/2016) pagi.

Dalam arahannya, Aipda Suparman menekankan agar para petugas Satpam tersebut meningkatkan kewaspadaan. Terutama pada tamu atau pengunjung yang akan memasuki kawasan perumahan. Bila tidak jelas maksud dan tujuannya, Suparman menyarankan para petugas Satpam untuk menolaknya secara sopan dan santun.

“Jangan pilih kasih dan terkecoh dengan penampilan. Saat ini banyak pelaku kejahatan yang menyasar perumahan menggunakan kendaraan bagus,” ujar Suparman.

Oleh sebab itu, Bhabinkamtibmas Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan tersebut tetap mengingatkan petugas Satpam untuk jeli dan teliti dalam memeriksa setiap tamu yang datang.

p_20160128_084642.jpg

TAJAMKAN FUNGSI DETEKSI DINI, UNIT INTELKAM POLSEK PANCORAN EVALUASI HASIL KINERJA

p_20160128_084642.jpgPancoran – Mencermati dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya diwilayah hukum Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan agar diantisipasi dengan baik, pimpinan Polsek Pancoran haruslah mendapat input informasi seluas-luasnya. Hal tersebut dilakukan Kapolsek dalam mempertimbangkan dan memutuskan kebijakan yang efektif dan efisien. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan informasi yang cepat dan akurat, maka pemberdayaan fungai intelijen Polsek Pancoran terus dikedepankan.

Mengupas terkait tugas dan tanggung jawab yang telah dilakukan oleh satuan tugasnya selama satu bulan kebelakang, Kanit Intel Polsek Pancoran Iptu I Nyoman Suka melakukan evaluasi hasil kinerja pada Kamis (04/02/2016) siang di ruang kerjanya.

“Saya selaku pimpinan Unit menyampaikan ucapan terimakasih dari pimpinan terkait hasil kerja kawan-kawan semua pada Januari kemarin. Namun jangan berpuas diri dahulu. Masih banyak tugas yang menanti kita dibulan ini dan bulan-bulan kedepannya,” ujar Nyoman membuka pertemuan.

“Bila berkaca pada situasi ideologi, politik, sosial, budaya dan keamanan secara umum saat ini, maka tantangan tugas kita semakin besar dalam menghimpun informasi guna disajikan kepada pimpinan.” ungkapnya.

Oleh karena itu, Kanit Intel yang sudah malang melintang diberbagai tempat dan situasi itu berharap kepada anak buahnya untuk selalu sensitif terhadap perkembangan situasi kewilayahan.

“Pasang mata, buka telinga, asah naluri dan perluas jaringan merupakan kunci kita dalam meraih kesuksesan dalam bertugas. Lakukan langkah-langkah deteksi dini dalam setiap potensi yang dapat menimbulkan kerawanan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat diwilayah kita” tukas Nyoman.

Mengakhiri evaluasi hasil kinerja Unit Intelkam Polsek Pancoran pada siang itu, seluruh anggota sepakat dan berkomitmen untuk lebih meningkatkan hasil kerjanya dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi institusi Polsek maupun masyarakat yang membutuhkan.

p_20160204_105426.jpg

WAKAPOLSEK PANCORAN KUNJUNGI MANDIRI FINANCE, KOORDINASI MASALAH KEAMANAN

p_20160204_105426.jpgPancoran – Wakapolsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan AKP Suyud Kamis (04/02/2016) siang mengunjungi kantor cabang Mandiri Finance di Jl. Duren Tiga Raya, Pancoran Jaksel. Didampingi dengan Kanit Intel Polsek Pancoran Iptu I Nyoman Suka dan Kapolsubsektor Kalibata Indah Iptu Fahrizal, Wakapolsek diterima oleh Kepala Kantor Cabang Mandiri Finance Bapak Laudy.

Dalam pertemuan singkat tersebut, AKP Suyud menyampaikan maksud kedatangannya bersama dengan kedua pejabat teras Polsek tersebut yaitu dalan rangka silaturahmi sekaligus koordinasi masalah keamanan lingkungan di sekitar kantor Mandiri Finance cabang Duren Tiga.

p_20160204_105458.jpg“Tadi kami mengajak sekaligus menghimbau pihak Mandiri Finance untuk lebih memperhatikan masalah keamanan. Walau sudah ada Satpam, namun kami berharap untuk pemasangan CCTV pada titik tertentu ditambah, dan pihak Mandiri Finance merespon sangat baik himbauan kami tersebut” ujar Suyud ditemui usai pertemuan.

Dirinya pun menyampaikan kepada pihak Mandiri Finance untuk tidak sungkan menghubungi Polsek Pancoran bilamana ada sesuatu hal yang membutuhkan kehadiran aparat keamanan. Karena tidak menutup kemungkinan, ada saja pihak atau perorangan yang hendak bermaksud jahat kepada kantor yang bergerak dibidang pembiayaan itu.

Menanggapi kehadiran pejabat teras Polsek Pancoran tersebut, bapak Laudy sangat menyambut baik. Menurut beliau, selama ini pihaknya merasa terbantu dengan kehadiran petugas Polsek.

“Petugas patroli dan Bhabinkamtibmas sering datang untuk kontrol, saya sudah mendapat laporannya dari security kami,” ujar Laudy.

“Kami berharap, kerjasama yang sudah terjalin dengan baik dapat lebih ditingkatkan,” lanjutnya.

p_20160201_100108.jpg

RAZIA KOST-KOSTAN DI PENGADEGAN

p_20160201_100108.jpgPancoran – Camat Pancoran RM. Amien Haji, SE, MSi memimpin pelaksanaan razia gabungan kost-kostan pada Senin (01/02/2016) pagi. Bersama dengan petugas Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan, Camat beserta jajarannya menyisir kost-kostan yang ada di sekitar Jl. Pengadegan Utara.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan memeriksa rumah-rumah yang dijadikan tempat kost. Dan hasilnya, 2 orang pendatang dengan identitas diluar wilayah Pancoran berhasil dijaring. Setelah didata, kedua orang tersebut diarahkan untuk membuat Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS) di kantor Kelurahan Pengadegan.

Amien Haji menjelaskan bahwa kegiatan razia gabungan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi masuknya orang-orang yang tidak jelas ke wilayahnya.

PANCORAN “Kami tidak mau ada warga ataupun pendatang yang tidak jelas lalu menyebarkan paham radikal  atau aliran sesat di wilayah kami,” ujar Amien.

Selain untuk mengantisipasi berkembangnya paham radikal dan penyebaran aliran sesat, masih menurut Amien, kegiatan razia gabungan tersebut juga dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan aparat pemerintah dalam menjamin keamanan warganya.

Kegiatan razia gabungan yang juga melibatkan unsur Kepolisian tersebut memang dilaksanakan secara dadakan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kebocoran informasi. Kanit Reskrim Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan AKP Rusdy Dalby membenarkan langkah tersebut.

p_20160201_095750.jpg“Untuk lokasi razia kita rahasiakan sampai menjelang berangkat, jangan sampai penghuni yang ingin kita razia sudah tahu terus meninggalkan tempat,” jelas Dalby.

“Disini kita memback up pihak kecamatan Pancoran. Jika ditemukan pelanggaran atau tindak pidana, kita yang tangani. Diluar itu merupakan kewenangan pihak Kecamatan,” lanjutnya.

Walau sempat diguyur hujan deras, namun sebanyak 66 personel yang diterjunkan tetap sigap memeriksa satu-persatu kamar kost. Giat razia gabungan yang dimulai sejak pukul 09.00 wib sampai dengan pukul 11.20 wib berlangsung dengan kondusif.

IMG-20160130-WA0024

WAKAPOLSEK PANCORAN HADIRI SUBUH GABUNGAN, HIMBAU JAMA’AH JAUHI AJARAN SESAT

IMG-20160130-WA0024Pancoran – Wakapolsek Pancoran AKP Suyud menghadiri subuh gabungan di Masjid Arrahman Arrohim, Pancoran Sabtu (30/01/2016) pagi. Dalam acara rutin dua mingguan tersebut, Wakapolsek berkesempatan menyampaikan himbauan-himbauan kamtibmas terkait masalah berkembangnya ajaran yang menyimpang dari akidah Islami.

Didepan sekitar 400 jamah dan para alim ulama se-Pancoran serta unsur 3 pilar, AKP Suyud menyampaikan bahwa tantangan umat Islam kedepan semakin berat. Berkembangnya arus globalisasi serta akses informasi yang sangat terbuka bila tidak disikapi dengan bijak oleh umat muslim maka lebih banyak mudharat ketimbang mashalatnya.

IMG-20160130-WA0020Suyud pun mengingatkan kepada jemaah yang hadir, sebagai orang tua harus lebih berhati-hati dan bisa mengawasi anaknya dalam bergaul. Karena anak-anak yang sedang berkembang akan mencari jati dirinya. Bila salah dalam menerapkan pendidikan dan pergaulan, maka masa depan anak tersebut akan suram.

Sama halnya dalam pendidikan agama yang baik. Bila tidak didasari dengan fondasi agama yang kuat dan tidak mengikuti perkembangan informasi dan situasi, bisa jadi anak-anak kita, bahkan kita sendiri terjerumus pada ajaran yang menyimpang. Karena saat ini ada kelompok atau organisasi yang membungkus kegiatan serta fahamnya berdalilkan ajaran Islam. Tapi sangat jauh menyimpang dari norma-norma dan akidah-akidah Islami. Jelas Suyud kepada jemaah subuh gabungan.

IMG-20160130-WA0019“Intinya kita jangan mudah tetpengaruh dengan ajakan-ajakan dari kelompok atau organisasi yang tidak jelas tujuannya. Apalagi dengan iming-iming akan mendapatkan uang yang banyak. Sudah pasti ajarannya menyimpang,” tegas Suyud.

Menutup kegiatan subuh gabungan tersebut, dipimpin oleh Habib Hud seluruh jamaah berdo’a bersama demi kemajuan dan kedamaian bangsa Indonesia.

img-20160130-wa0002.jpg

CEGAH AJARAN SESAT DAN RADIKALISME, WARGA RAWAJATI SEPAKAT HIDUPKAN KEMBALI SISKAMLING

img-20160130-wa0002.jpgPancoran – Seluruh aparatur pemerintahan dan warga Kelurahan Rawajati menyampaikan komitmennya untuk menolak segala bentuk ajaran sesat dan tindakan serta paham radikal berkembang diwilayahnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat berlangsungnya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Siskamling oleh Kasubsi Binkamling Polda Metro Jaya Kompol H. Zainal Arifin malam ini, Jum’at (29/01/2016) di Aula Kantor Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan.

Sebanyak 56 peserta penyuluhan yang terdiri atas unsur RT, RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat Rawajati kompak menyuarakan penolakkannya bilamana ada kelompok tertentu, baik yang mengatasnamakan agama atau organisasi kemasyarakatan mengajak untuk berbuat yang tidak sesuai dengan norma-norma agama dan aturan pemerintah.

img-20160130-wa0001.jpgLurah Rawajati, Adi K Prayogo didepan peserta penyuluhan turut menanggapi komitmen tersebut dengan menghimbau warganya untuk berperan serta aktif melaporkan segala bentuk penyimpangan atau kegiatan yang mencurigakan dilingkungan tempat tinggal. Hal tersebut sesuai dengan Pergub DKI Jakarta nomor 5 Tahun 2012 tentang Deteksi Dini, ungkap Lurah jebolan STPDN angkatan 2004 itu.

Dalam sambutannya, Adi juga menyampaikan perihal instruksi Mendagri terkait masa berlaku E-KTP yang sempat dipertanyakan masyarakat.

“Soal E-KTP, berlaku seumur hidup. Walaupun di kartunya tertera masa berlakunya, bapak ibu sekalian tidak perlu memperpanjang lagi bila melewati tanggal tersebut,” ujarnya.

Acara berlanjut dengan penyuluhan tentang perlunya menjaga keamanan lingkungan oleh Kompol H. Zainal Arifin. Dalam materi penyuluhannya, pejabat Dit Binmas Polda Metro Jaya tersebut menekankan bahwa masalah keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sekuat apapun cara dan kemampuan Polri dikerahkan untuk menjaga keamanan, tanpa adanya peran serta masyarakat hasilnya tidak akan maksimal.

img-20160130-wa0000.jpgOleh sebab itu, H. Zainal mengajak seluruh masyarakat khususnya warga Rawajati untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan atau biasa disebut Siskamling, guna menekan gangguan kamtibmas dilingkungannya.

Sedangkan Kanit Binmas Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan Iptu H. Sriyana menyoroti masalah pemuda-pemudi yang sering kumpul-kumpul di atas fly over Kalibata. Dikarenakan dapat menimbulkan kerawanan kejahatan, H. Sriyana menghimbau warga Rawajati yang hadir untuk tidak mengijinkan putra-putrinya berkumpul disana.

Acara penyuluhan yang diselenggarakan berkat kerjasama Dit Binmas Polda Metro Jaya dan Polsek Pancoran Polres Metro Jakarta Selatan serta Kelurahan Rawajati sangat disambut positif warganya. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad Musa, Ketua RW 04. Dirinya beserta Ketua-ketua RT dibawahnya akan menjalankan kembali program Siskamling secepatnya. Sehingga ruang gerak bagi pelaku-pelaku kejahatan semakin sempit.

img-20160128-wa0005.jpg

BINMAS RAWAJATI DAN BABINSA SAMBANG KOMPLEK DPR-RI KALIBATA

img-20160128-wa0005.jpgPancoran – Jum’at (29/01/2016) siang, Bhabinkamtibmas Rawajati bersama Babinsa mengunjungi Komplek Rumah Jabatan DPR-RI Kalibata. Kunjungan tersebut yang dimaksudkan untuk berkoordinasi masalah keamanan lingkungan disekitar kediaman wakil rakyat itu.

Aipda Suparman menjelaskan bahwa kegiatannya tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan terhadap pejabat negara. Yaitu memberikan rasa aman dan tenteram sebagaimana termaktub dalam Skep Kapolri Nomor 247/IV/2004 tentang Buku Petunjuk Kegiatan Pengamanan VIP.

Dirinya juga menjelaskan bahwa bila dilihat dari sudut mata psikologis masyarakat, kehadiran dirinya beserta Babinsa selaku mitra kerja dilapangan ditanggapi sangat positif. Masyarakat sekitar pun merasa senang bila ada petugas berseragam hadir ditengah-tengah mereka.

“Jadi bukan hanya penghuni Komplek DPR-RI ini saja yang merasa aman. Masyarakat sekitar juga turut merasa aman,” jelas Suparman.

Usai berpatroli bersama dengan petugas pengamanan dalam disekitar komplek, Aipda Suparman sempat memberikan arahan terkait kewaspadaan petugas jaga. Mengingat beban dan tanggung jawab mereka cukup besar dalam menjaga keamanan lingkungan komplek DPRI-RI setiap harinya.

“Jangan lengah, pastikan setiap sudut komplek selalu dipantau. Dan juga tamu-tamu yang datang harus didata,” pesan Bhabinkamtibmas Rawajati itu. “Laporkan segera ke Polsek atau ke saya langsung bilamana ada hal-hal yang mencurigakan,” lanjutnya menutup kegiatan sambang.

20160129_140718.jpg

BAWA 12 PAKET SABU, 2 PEMUDA DI GELANDANG KE POLSEK PANCORAN

20160129_140718.jpgPancoran – FD alias Bule (24th) dan RO (30th) tidak berkutik saat petugas Unit Narkoba Polsek Pancoran meringkusnya di dua tempat berbeda pada Sabtu (23/01/2016) malam. Dari kedua tangan pemuda itu, petugas berhasil menyita narkoba berjenis sabu-sabu seberat 3,8 gram.

Dari keterangan Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Rusdy Dalby, penangkapan kedua pelaku yang diduga pengedar barang haram itu berawal dari informasi warga bahwa ada seseorang dari luar wilayah Pancoran menjual narkoba jenis sabu-sabu. Setelah dilakukan pendalaman informasi oleh anggotanya, akhirnya petugas melakukan undercover dalam proses penyelidikan.

“FD alias Bule kita amankan sekitar jam 21.00 wib didaerah Cililitan. Tepatnya didepan rumah makan Ayam Lepas. Dari dirinya kita dapatkan barang bukti sabu sebanyak 1 paket seberat 0,8 gram,” ujar Dalby.

Dari keterangan FD alias Bule lah akhirnya petugas bergerak ke Jl. Raya Bogor KM 25 Jakarta Timur untuk mencokok RO. Dari tangan RO, petugas menyita 11 paket sabu seberat 3 gram.

Selanjutnya Dalby mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan petugas, kedua tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang di daerah Jakarta Barat. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan petugas setempat untuk melakukan penangkapan terhadap pemasok barang haram itu kepada kedua tersangka. Sedangkan untuk tersangka FD alias Bule dan RO saat sudah dilakukan penahanan di Rutan Mapolsek Pancoran.

Usai memberi keterangan, Kanit Reskrim yang pernah menjabat 2 kali ditempat yang sama ini mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba itu merusak masa depan bangsa, pokoknya Say No To Drugs…” pesan Dalby.

img-20160129-wa0001.jpg

RAZIA TEMPAT KOST TERUS BERLANJUT, 3 PILAR PANCORAN BAHAS MIRAS DI RAKOR

img-20160129-wa0001.jpgPancoran – Unsur 3 Pilar tingkat Kecamatan Pancoran berikut perangkat kerja wilayah yaitu para Lurah menggelar rapat koordinasi membahas situasi dan permasalahan yang terjadi dalam lingkup wilayah Pancoran Kamis (28/01/2016) pagi bertempat di ruang rapat kantor Camat Pancoran. Kapolsek Pancoran Kompol Aswin, S.Sos juga turut hadir dalam rapat tersebut.

Disinggung hasil yang dicapai, Kapolsek menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk menyamakan langkah dan tindakan dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial maupun gangguan kamtibmas.

“Selama ini koordinasi antar instansi sudah berjalan dengan baik. Dengan rapat tadi, kita mantapkan kembali,” ujar Aswin.

Selain itu, ada beberapa bahasan spesifik terkait agenda yang akan dilaksanakan oleh 3 Pilar tingkat kecamatan Pancoran. Salah satunya adalah meredam peredaran minuman beralkohol lebih dari 5%. Unsur 3 Pilar sepakat untuk melakukan razia bersama terhadap toko atau warung yang menjual minuman beralkohol tanpa izin resmi.

“Tadi juga sempat saya sampaikan dalam rapat, bahwa belum lama ini kami menangani kasus kejahatan yang dilatari oleh konsumsi minuman keras. Oleh karena itu, saya kasih masukan agar ditingkatkan lagi pengawasan dalam penjualan miras,” jelas Kapolsek yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan itu.

Sama halnya apa yang telah disampaikan oleh Kapolsek. Camat Pancoran RM. Amien Haji, SE, Msi menyatakan dukungannya dalam pembatasan dan pengawasan minuman beralkohol di wilayahnya. Bahkan dirinya berjanji untuk menyegel atau menutup tempat usaha yang menjual minuman keras tanpa izin.

“Saya akan perintahkan para lurah dan jajarannya untuk mendata tempat dan lokasinya. Setelah data itu terkumpul, maka unsur 3 Pilar langsung bergerak merazia tempat itu,” ucap Amien.

Menurutnya lagi, selain pelaksanaan razia kost-kostan yang sampai saat ini terus dilaksanakan oleh pihaknya dan dibantu aparat keamanan lainnya. Instansinya juga concern terhadap masalah-masalah sosial dan keamanan yang timbul akibat mengkonsumsi minuman keras.

“Seperti Kapolsek bilang tadi, ada kasus perampasan gara-gara mau beli miras. Terus diwilayah lain juga ada tawuran warga gara-gara habis minum anggur. Kan sudah tidak benar…”ujar putra Betawi ini lugas.

Oleh karena itu, pihaknya dan unsur 3 Pilar yang lain akan menindaklanjuti hasil dari rapat koordinasi yang sudah digelar bersama.