Arsip Tag: Cara

SISKOMPAN

siskompan

Apa itu SISKOMPAN..???

SISKOMPAN kependekan dari Sistem Komunikasi Masyarakat Pancoran, yang beranggotakan warga yang berdomisili di wilayah kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. SISKOMPAN adalah Nama Lain dari POKDAR KAMTIBMAS yang merupakan Mitra Kerja POLRI

Tugas SISKOMPAN

SISKOMPAN adalah Mitra dari POLRI, dalam hal ini POLSEK Metro Pancoran Jakarta Selatan. Tugasnya membantu semua tugas Polisi dalam mengamankan wilayah, khususnya di wilayah hukum Pancoran Jakarta Selatan.

Bukan sebagai mata-mata daripada POLISI, melainkan turut menjaga kondisi wilayah untuk selalu kondusif, yang mana dengan segala keterbatasan Personel POLRI tidak bisa menjangkau atau menjaga terus menerus, oleh sebabnya keberadaan SISKOMPAN membantu tugas-tugas POLRI.

Aggota SISKOMPAN

Anggotanya siapa saja yang berdomisili di wilayah Pancoran Jakarta Selatan.

Setiap anggota SISKOMPAN melengkapi diri dengan perangkat HT (Handy Talki) guna memudahkan komunikasi, baik antar anggota, kepada anggota POLRI (Polsek Metro Pancoran) Continue reading


Menjelang Lebaran, Peredaran Uang Palsu Meningkat.

Ilustrasi uang palsuMendekati Hari Raya Idhul Fitri, seperti sudah menjadi tradisi bahwa kebutuhan akan meningkat. Sebanding dengan naiknya barang-barang kebutuhan pokok maka peredaran uang dimasyarakat pun akan mengalami peningkatan.

Ada baiknya kita, terutama para ibu rumah tangga untuk lebih waspada dalam menyimpan dan menggunakan uang tunai. Tidak mustahil, akan terselip lembaran uang palsu yang terlihat sangat mirip dengan uang asli. Hal ini dimungkini karena para pemalsu uang terus bereksperimen dengan peralatan yang lebih modern dan canggih guna mendapatkan hasil produksi uang palsunya semirip mungkin dengan uang asli.

Menurut data Bank Indonesia, selama semester I tahun 2009 saja telah diamankan sebanyak 7.349 lembar. Dengan perincian : Pada Januari ditemukan Upal sebanyak 1.774 lembar, Februari 1.189 lembar, Maret 1.426 lembar, April 1.140 lembar, Mei 943 lembar, Juni 877 lembar. Upal pecahan Rp 100.000 ditemukan sebanyak 2.071 lembar senilai Rp 207,1 juta, Upal pecahan Rp 50.000 sebanyak 4.632 lembar senilai Rp 231,6 juta, Upal pecahan Rp 20.000 sebanyak 206 lembar dengan nilai Rp 4,12 juta, Upal pecahan Rp 10.000 sebanyak 145 lembar senilai Rp 1,45 juta.

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa untuk pecahan Rp. 50.000 merupakan uang pecahan yang paling banyak dipalsukan dan diikuti oleh uang pecahan Rp. 100.000. Continue reading


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.